1.
Pengertian komunikasi bisnis
menurut :
Djoko Purwanto
Komunikasi bisnis merupakan komunikasi yang digunakan
dalam dunia bisnis yang mencangkup berbagai macam bentuk komunikasi, baik itu
verbal maupun non-verbal guna mencapai suatu tujuan tertentu.
William Albig
Komunikasi bisnis adalah pertukaran informasi,
gagasan, pendapat, intruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara
personal maupun impersional melaluli simbol-simbol atau sinyal.
William C.Himstreet dan Wyne Murlin Baty
Proses pertukaran informasi antar individu
melalui sistem yang lazim baik itu dengan simbol-simbol, sinyal atau perilaku
dan tindakan.
Cutris
Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang
terdapat dalam organisasi bisnis dalam pertunjukan untuk memecahkan masalah dan
membuat keputusan. Menurut posisi yang lebih tinggi dalam bisnis, ia semakin
bergantung terhadap keahlian orang lain untuk membuat keputusan dan memecahkan
masalah.
Katz
Menurut Katz komunikasi bisnis adalah adanya
pertukaran ide, pesan, dan konsep yang bertkaitan dengan pencapaian srangkaian
tujuan komersil.
Philip Kolter
Menurut Philip komunikasi bisnis adalah suatu
kegiatan manusia yang ditujukan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui
peroses pertukaran.
Persing
Komunikasi bisnis adalah proses penyampaian arti
melalui lambang- lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan
dengan proses penyampaian dan penerimaan pesan, baik dalam bentuk tulisan,
lisan, atau non-verbal yang dilakukan di dalam suati organisasi untuk membayar
orang guna memproduksi jasa dan barang dengan tujuan agar mendapatkan
keuntungan.
Rosenbalt
Komunikasi bisnis adalah suatu tindakan
pertukaran informasi, ide-ide/ opini, intruksi dsb, yang dikemukakan baik
secara personal maupun non- personal melalui simbol dan tanda guna mencapai
tujuan perusahaan.
Hunghess dan Kapoor
Komunikasi bisnis adalah suatu kegiatan atau
usaha individu yang terorganisir untuk menghasilkan, menjual barang dan jasa
dengan tujuan untuk mendapat keuntungan dan memahami kebutuhan masyarakat.
Secara umum kegiatan ini ada di dalam industri dan masyarakat.
-
Karena mahasiswa – mahasiswi
fakultas ekonomi dipersiapkan menjadi pekerja bahkan enterpreneur yang mampu
atau dapan bersaing dengan para pekerja atau enterpreneur dari negara -negara luar.
2. 6 unsur pokok dalam
komunikasi yaitu:
1)
Mempunyai tujuan, dalam artian
bahwa komunikasi bisnis harus mempunyai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya
yang sejalan dengan tujuan organisasi.
2) Pertukaran, dalam hal ini yaitu melibatkan paling tidak dua orang atau
lebih yaitu komunikator dan komunikan.
3) Gagasan, informasi, opini, dan instruksi merupakan isi dari pesan yang
bentuknya sangat beragam tergantung situasi, tujuan, dan kondisinya.
4) Menggunakan saluran personal ataupun impersonal yang mungkin bersifat
tatap muka, memakai media tertentu ataupun melalui media yang menjangkau jutaan
(banyak) orang secara bersamaan.
5) Meggunakan sinyal atau simbol yang merupakan alat atau metode yang bisa
dimengerti ataupun dipahami oleh penerima pesan.
6) Pencapaian tujuan organisasi. Salah satu karakteristik (ciri khas) yang
membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi ialah adanya tujuan
yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.
3. Guna mendapatkan komunikasi yang efektif, maka diperlukan komunikasi 2
arah di mana orang-orang yang terlibat di dalamnya memerlukan keterampilan mendengarakan dan
membaca.
4. Jenis-Jenis Hambatan Komunikasi
*Hambatan personal
*Hambatan personal
Hambatan personal merupakan hambatan yang terjadi pada
peserta komunikasi, baik komunikator maupun komunikan/komunikate. Hambatan
personal dalam komunikasi meliputi sikap, emosi, stereotyping , prasangka,
bias, dan lain-lain.
*Hambatan kultural atau budaya
Komunikasi yang kita lakukan
dengan orang yang memiliki kebudayaan dan latar belakang yang berbeda
mengandung arti bahwa kita harus memahami perbedaan dalam hal nilai-nilai,
kepercayaan, dan sikap yang dipegang oleh orang lain.
Hambatan kultural atau budaya mencakup bahasa, kepercayan dan keyakinan. Hambatan bahasa terjadi ketika orang yang berkomunikasi tidak menggunakan bahasa yang sama, atau tidak memiliki tingkat kemampuan berbahasa yang sama.
Hambatan juga dapat terjadi ketika kita menggunakan tingkat berbahasa yang tidak sesuai atau ketika kita menggunakan jargon atau bahasa “slang” atau “prokem” atau “alay” yang tidak dipahami oleh satu atau lebih orang yang diajak berkomunikasi.
Hal lain yang turut memberikan kontribusi terjadinya hambatan bahasa adalah situasi dimana percakapan terjadi dan bidang pengalaman ataupun kerangka referensi yang dimiliki oleh peserta komunikasi mengenai hal yang menjadi topik pembicaraan. (Baca :
Komunikasi Antar Budaya )
Hambatan kultural atau budaya mencakup bahasa, kepercayan dan keyakinan. Hambatan bahasa terjadi ketika orang yang berkomunikasi tidak menggunakan bahasa yang sama, atau tidak memiliki tingkat kemampuan berbahasa yang sama.
Hambatan juga dapat terjadi ketika kita menggunakan tingkat berbahasa yang tidak sesuai atau ketika kita menggunakan jargon atau bahasa “slang” atau “prokem” atau “alay” yang tidak dipahami oleh satu atau lebih orang yang diajak berkomunikasi.
Hal lain yang turut memberikan kontribusi terjadinya hambatan bahasa adalah situasi dimana percakapan terjadi dan bidang pengalaman ataupun kerangka referensi yang dimiliki oleh peserta komunikasi mengenai hal yang menjadi topik pembicaraan. (Baca :
Komunikasi Antar Budaya )
*Hambatan fisik
Beberapa gangguan fisik dapat
mempengaruhi efektivitas komunikasi. Hambatan fisik komunikasi mencakup
panggilan telepon, jarak antar individu, dan radio. Hambatan fisik ini pada
umumnya dapat diatasi.
*Hambatan lingkungan
Tidak semua hambatan komunikasi
disebabkan oleh manusia sebagai peserta komunikasi. Terdapat beberapa faktor
lingkungan yang turut mempengaruhi proses komunikasi yang efektif. Pesan yang
disampaikan oleh komunikator dapat mengalami rintangan yang dipicu oleh faktor
lingkungan yaitu latar belakang fisik atau situasi dimana komunikasi terjadi.
Hambatan lingkungan ini mencakup tingkat aktifitas, tingkat kenyamanan,
gangguan, serta waktu.Related Articles :
Yang
sering dilakukan adalahPenyampaian pesan.
Pesan
merupakan informasi sederhana yang ingin disampaikan oleh pengirim pesan kepada
penerima. Pesan dapat berupa pesan verbal maupun pesan non verbal. Untuk
mengurangi kemungkinan terjadinya masalah, pengirim harus :
Menggunakan terminologi yang tepat.
Berbicara dengan jelas.
Waktu pengiriman pesan disesuaikan dengan kesiapan penerima pesan untuk mendengarkan atau menerima pesan.
Menggunakan volume suara yang sesuai.
Pesan yang disampaikan hendaknya bersifat inklusif dan informatif. Inklusif artinya bahwa pesan berisi segala sesuatu yang diperlukan oleh penerima pesan untuk memahami maksud pengirim. Informasi artinya pesan merupakan sesuatu yang ingin diketahui oleh penerima pesan.
Menggunakan terminologi yang tepat.
Berbicara dengan jelas.
Waktu pengiriman pesan disesuaikan dengan kesiapan penerima pesan untuk mendengarkan atau menerima pesan.
Menggunakan volume suara yang sesuai.
Pesan yang disampaikan hendaknya bersifat inklusif dan informatif. Inklusif artinya bahwa pesan berisi segala sesuatu yang diperlukan oleh penerima pesan untuk memahami maksud pengirim. Informasi artinya pesan merupakan sesuatu yang ingin diketahui oleh penerima pesan.
5. Pentingnya kemampuan
komunikasi dalam berbisnis adalah misalnya dalam pengenalan produk, kita
dituntut untuk dapat meyakinkan konsumen agar percaya bahwa produk yang kita
punya mempunyai kelebihan dibandingkan dengan produk-produk yang sudah dikenal
konsumen, sehingga konsumen tertarik dengan produk yang kita punya. Dalam hal
presentasi program kerja maupun kerjasamapun kita harus menjelaskan dengan
terang dan jelas sehingga apa yang kita presentasikan dapat dimengerti oleh
semua pihak yang kita ajak kerjasama.
Komentar
Posting Komentar